Posts Tagged ‘Mudik Lebaran’

Mudik, Nyok !!

Posted: Maret 31, 2013 in Mudik
Tag:

Mudik, ya aku sangat menunggu waktu itu datang, maklum karena setahun sekali dan kebetulan selama setahun itu pula aku tak pernah pulang, hehehe.
mudik11
akhirnya hari yang dinanti-nanti itu tiba, setelah mengemas semua barang yang harus dibawa dan tak lupa oleh-oleh buat keluarga di rumah, berangkatlah aku dengan Bajaj butut kesayangan. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang menggunakan jalur darat via bis malam. tahun ini aku menggunakan Bajaj, di samping bisa bebas pun hemat ongkos gitu. setelah pamitan dengan tetangga kiri-kanan, aku berangkat menuju kampung halaman, “buk, anakmu mulih!” hehehe.

Bajajku mulai berjalan sekitar pukul setengah tiga sore, karena belum pernah mudik ke kampung halaman dengan naik Bajaj seumur hidup, hehehe aku jadi celingukan kesana kemari. selama perjalanan kurang lebih 24 jam tetap kunikmati saja, meskipun yang ada hanyalah pemandangan ruwet ngampret pake acara macet juga, tapi tak apalah namanya juga lagi musim Mudik ini, santai aja gitu yang penting selamat sampai tujuan, alon-alon asal kelakon. Gremet-gremet asal selamet. Hehehe…

setengah 2 malam, aku sampai di Kota Mangga Indramayu, Gapura kota itu adalah titik pertanda sebentar lagi aku nyampai ke rumah daripada harus repot-repot masak buat Sahur dan keburu imsak mending beli lauk-pauk yang banyak di jajakan di sebuah pengkolan perempatan jalan, pikirku. Selesai makan sahur dan beli lauk-pauk untuk keluarga di rumah kemudian aku meneguk Minuman Suplemen biar akupun #BisaMudik dengan asyik, lalu aku kemudian melanjutkan perjalanan lagi. jarak yang kutempuh masih lumayan jauh kira-kira satu setengah jam lagi menuju kampung halamanku, meski jarak masih lumayan bikin pantat ini kapalan, aku masih terus mencoba berpikir positif, ” sebentar lagi aku pulang..” dan terus mengulanginya dalam hati..

satu dua kecamatan mulai terlewati, dan masuk hutan Kroya, meskipun bukan termasuk hutan lebat tapi saat malam jarang ada orang yang lewat disini pada waktu malam hari, dikarenakan jalannya yang sangat buruk dan membahayakan, dan sering terjadi perampokan disini. tak jarang pula disertai pembunuhan terhadap korban, nyaliku mulai menciut, Bajajku mulai mengurangi kecepatannya, agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.. aku beringsut mempercepat langkah Bajajku, sambil mengamati sekeliling. benar saja.!! dari pohon di kiri jalan aku melihat berbagai sosok.!! mulai bayangan putih yang bersliweran kesana kemari.. sabar sabar… bayangan itu coba mendekat.. namun menghilang saat berada di dekat Bajajku.. satu selesai yang lain mulai menebar teror !! tiba-tiba dari kanan ada 3 pocong yang melayang-layang disamping Bajajku, astaghfirullah.. kain mereka masih putih bersih namun mata dan hidungnya masih tertutup kapas!! dan yang menjijikan mereka mengeluarkan cairan hitam dari mulutnya sambil menggerakkan kepalanya seolah minta dilepaskan, aku coba membaca surat-Ayat Kursi dalam hati dan baca do’a yang aku bisa. kira-kira ada 5 menitan kajadian ini berlangsung tapi mereka tak juga menghilang sambil terus menggeram tak karuan.. tak lama mereka menghilang.. huftt… tapi itu belum selesai. setelah mereka menghilang, tiba – tiba ada tangan yang memegang pintu Bajajku, tangan itu berdarah dan mengelupas kulitnya, aku tercekat. dan… sebuah kepala muncul..!! dengan bentuk tak karuan menyeringai kepadaku. panik aku ambil balok kayu dan aku pukulkan ke kepala itu, entah kena atau tidak yang penting sudah berusaha, toh mereka yang mulai duluan. akhirnya bajajku mulai masuk desa, mulai ada lampu penerangan jalan terlihat,. leganya.. dan aku sampai rumah pada pukul setengah tiga, hah??? padahal biasanya makan waktu satu jam apalagi dengan kecepatan secepat itu?? dengan lemas aku pulang menuju rumah dan disambut adik-adikku yang kusayang, hehehehe

Kenapa sepi…? karena ngak ada yang main kerumah , karena emakku tidak punya banyak keluarga jadi kalau lebaran di Indramayu paling cuma ber 4 aja hanya aku, adik plus suaminya dan Emakku aja sepi kan…? Coba kalau aku egois dan tetap kekeh lebaran di perantauan, kasian Emakku dung bakal kesepian…!! Apalagi aku yang tinggal di perumahan, udah hilang aja tuh warga sekitar rumah, pada balik ke kota asal mereka, ampuuun…. Apapun yang kualami selama perjalanan Mudik itu, aku selalu tetap bersyukur masih bisa pulang kampung dengan selamat dan bisa berkumpul dengan Emak dan adik-adikku. Sungguh tiada kebahagiaan yang bisa di lukiskan dengan kata-kata, saat Lebaran bisa kumpul dengan keluarga. Mudik yang menyenangkan, bukan??
Bagaimana Rencana lebaran tahun ini kawan, mau mudik tidak…. dan kemana?

ini adalah kontes menulis cekaja

cekaja-blogger-contest-1 (1)